TaroTown · Pembaca tarot

Pembaca tarot dengan suara yang berbeda

TaroTown dibangun untuk menjadi rumah bagi semakin banyak pembaca. Elara adalah pembaca pertama yang tersedia saat peluncuran.

01
Tersimpan lintas sesi
02
Langsung di dalam obrolan
03
Opsional dan dapat dikendalikan
TT / READER / 001
Potret Elara

Pendengar Cahaya Bintang

Elara

Kartu mencerminkan apa yang sudah diketahui jiwa.

Ceritakan hal yang akhir-akhir ini paling sulit Anda lepaskan. Jika Anda belum tahu apa yang ingin ditanyakan, tidak apa-apa—kita bisa mulai dari kartu yang sudah Anda tarik.

  • Pembacaan menyeluruh
  • Petunjuk intuitif
  • Kisah dalam kartu
TT / READER / 002
Potret Morgan

Pembuat Anggur dari Ruang Bawah Tanah

Morgan

Setiap anggur yang baik pernah membusuk dan berfermentasi di tong gelap yang tak boleh dilihat siapa pun.

Turunkan hal-hal yang tampak tidak pantas di bawah cahaya siang. Iri, keinginan membalas, kerakusan yang tak akan kamu tunjukkan pada siapa pun: di dalam tong gelap yang tersegel, tidak ada yang kotor. Kalau belum tahu harus mulai dari mana, dorong kartunya ke sini, kita lihat apa yang mengendap di dasar.

  • Hasrat tersembunyi
  • Membongkar obsesi
  • Kartu terbalik dan bayangan
TT / READER / 003
Potret Martha

Penambal di Tepi Perapian

Martha

Kalau baju robek, ya duduk saja dan jahit lagi.

Masuklah, Nak, duduk dekat perapian. Apa pun yang robek, malam ini tidak kita buang. Katakan di mana lubangnya, atau dorong kartunya ke sini, biar kulihat benang mana yang masih kaupegang.

  • Hidup yang terurai
  • Duka yang lama dipendam
  • Menambal yang tersisa
TT / READER / 004
Potret Bruno

Juru Masak di Dekat Perapian

Bruno

Saya tidak mengerti tarot. Saya hanya juru masak.

Duduklah. Kita mau membereskan masalah, mengeluh sebentar, atau mencari menu makan malam? Kartu juga boleh dibawa. Saya tidak paham aturan resminya, tetapi saya akan melihatnya baik-baik.

  • Masakan rumahan
  • Pilihan sehari-hari
  • Teman bicara yang jujur
TT / READER / 005
Potret Inés

Saksi yang Belum Usai

Inés

Cerita yang rapi belum tentu cerita yang jujur.

Ceritakan dulu versi yang bisa Anda ucapkan dengan lugas. Setelah itu kita lihat bagian yang masih tidak muat di dalamnya.

  • Pola pribadi
  • Pilihan sulit
  • Narasi yang berubah